NASIONAL – HUT ke-48 FKPPI Kota Cirebon, Perkuat Kaderisasi dan Peran Sosial | Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (KB FKPPI) Kota Cirebon memperkuat komitmen terhadap kaderisasi, soliditas organisasi, dan kegiatan sosial dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 FKPPI.
Puncak peringatan HUT ke-48 tersebut digelar di Gedung Juang, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Senin, 21 September 2026. Kegiatan ini menjadi momentum bagi FKPPI Kota Cirebon untuk menegaskan keberadaan organisasi sekaligus memperkuat perannya di tengah masyarakat.
Selain agenda organisasi, peringatan HUT FKPPI juga diisi kegiatan sosial melalui Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan bersama Perum Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan usia 48 tahun FKPPI yang juga menyoroti pentingnya pembinaan kader dan sinergi dengan berbagai unsur di Kota Cirebon.

Puncak HUT FKPPI Kota Cirebon Digelar 21 September 2026
Puncak peringatan HUT ke-48 FKPPI Kota Cirebon semula dijadwalkan berlangsung pada 12 September 2026.
Namun, pelaksanaannya kemudian disesuaikan dengan sejumlah agenda bersama organisasi purnawirawan. Beberapa kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian tersebut di antaranya ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan aksi bersih-bersih lingkungan.
Karena adanya sejumlah agenda yang perlu diselaraskan, puncak peringatan akhirnya dilaksanakan pada Senin, 21 September 2026.
Ketua KB FKPPI Kota Cirebon, Ahmadi, mengatakan penyesuaian jadwal tersebut dilakukan agar rangkaian kegiatan organisasi dapat berjalan secara selaras dengan agenda bersama.
“Alhamdulillah, hari ini merupakan puncak peringatan HUT ke-48 FKPPI. Sebenarnya jatuh pada 12 September, namun karena ada sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan PEPABRI, seperti ziarah ke makam pahlawan dan kegiatan sosial lainnya, maka kami sinkronkan pelaksanaannya hari ini,” ujar Ahmadi.
Dengan demikian, puncak HUT ke-48 FKPPI Kota Cirebon menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah diisi dengan sejumlah agenda organisasi dan sosial.
HUT ke-48 FKPPI Diisi Gerakan Pangan Murah
Peringatan HUT FKPPI Kota Cirebon tidak hanya berisi kegiatan seremonial. Salah satu agenda yang turut dilaksanakan adalah bazar sembako murah melalui Gerakan Pangan Murah.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi KB FKPPI Kota Cirebon dengan Perum Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan atau DKPPP Kota Cirebon.
Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu kegiatan sosial dalam rangkaian peringatan HUT ke-48 FKPPI.
Kegiatan tersebut melengkapi agenda utama peringatan yang juga diisi dengan pembukaan dan doa bersama, sambutan dari para sesepuh, unsur TNI, panitia penyelenggara, serta pengurus FKPPI Kota Cirebon.
Rangkaian tersebut mempertemukan unsur internal organisasi dengan sejumlah pihak yang hadir dalam kegiatan HUT ke-48.
Kehadiran kegiatan sosial juga menjadi bagian dari upaya FKPPI menunjukkan keberadaan organisasi di tengah masyarakat melalui rangkaian kegiatan yang tidak hanya bersifat internal.
FKPPI Kota Cirebon Perkuat Sistem Kaderisasi
Selain kegiatan sosial, penguatan kaderisasi menjadi salah satu hal yang disampaikan dalam peringatan HUT ke-48.
Ahmadi menjelaskan bahwa KB FKPPI memiliki sistem kaderisasi dan pembinaan yang dilakukan secara berjenjang.
Menurutnya, FKPPI mempunyai struktur organisasi yang dilengkapi sejumlah badan dan sayap organisasi. Di antaranya Biro Wanita, Generasi Muda (GM) FKPPI, Himpunan Pengusaha Muda (HIPWI), serta Satuan Tugas Bela Negara.
Keberadaan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari struktur organisasi dalam menjalankan pembinaan dan kegiatan sesuai bidang masing-masing.
Ahmadi menegaskan bahwa proses pembinaan kader di FKPPI dilakukan dengan sistem yang terstruktur.
“FKPPI bukan organisasi yang berjalan tanpa arah. Kami memiliki sistem pendidikan kader yang berjenjang mulai dari tingkat dasar hingga nasional. Semua melalui proses seleksi dan pembinaan yang jelas,” katanya.
Penjelasan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kaderisasi menjadi salah satu bagian penting dalam keberlangsungan organisasi FKPPI.
Pendidikan Kader FKPPI Berlangsung Bertahap
Sistem kaderisasi FKPPI dilakukan melalui sejumlah tahapan pendidikan organisasi.
Ahmadi menyebut pendidikan tersebut berlangsung mulai tingkat wilayah, provinsi hingga nasional. Dalam proses pembinaan itu, jajaran TNI turut dilibatkan sebagai pembina.
Tahapan pendidikan tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan kader di lingkungan FKPPI.
Melalui sistem pembinaan yang dilakukan secara bertahap, organisasi memiliki mekanisme pendidikan yang disesuaikan dengan tingkatan kader.
Kaderisasi juga menjadi bagian dari upaya organisasi dalam menjaga kesinambungan pembinaan internal.
Bagi FKPPI Kota Cirebon, penguatan kader menjadi salah satu bagian yang berjalan bersamaan dengan upaya menjaga soliditas organisasi.
Momentum HUT ke-48 kemudian dimanfaatkan untuk kembali menegaskan pentingnya pembinaan tersebut.
FKPPI Siap Bersinergi dengan Pemerintah, TNI dan Polri
Memasuki usia 48 tahun, KB FKPPI Kota Cirebon juga menyampaikan harapan agar organisasi dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah, TNI dan Polri.
Sinergi tersebut diarahkan untuk mendukung kondisi wilayah yang kondusif sekaligus membantu pembangunan daerah.
Ahmadi mengatakan FKPPI siap membangun kerja sama dengan pemerintah daerah serta unsur TNI dan Polri.
“FKPPI adalah garda terdepan yang siap bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Kami ingin menunjukkan bahwa keberadaan FKPPI memberikan manfaat bagi masyarakat. Sebagai putra-putri TNI dan Polri, kami siap menjaga Kota Cirebon agar tetap aman, nyaman, dan semakin baik,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk terus menjalankan peran di tengah masyarakat.
Sinergi dengan berbagai unsur juga ditempatkan sebagai salah satu bagian dari langkah FKPPI dalam mendukung kehidupan sosial dan kondisi wilayah Kota Cirebon.
Sejumlah Unsur Hadiri HUT FKPPI Kota Cirebon
Puncak peringatan HUT ke-48 KB FKPPI Kota Cirebon turut dihadiri sejumlah unsur dari instansi dan organisasi.
Di antaranya perwakilan Kodim 0614/Kota Cirebon, Kesbangpol Kota Cirebon, PEPABRI, Lanud, Lanal dan Denpom.
Selain unsur tersebut, kegiatan juga dihadiri sejumlah organisasi kemasyarakatan dan tamu undangan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut melengkapi rangkaian peringatan HUT ke-48 FKPPI di Gedung Juang Kota Cirebon.
Pertemuan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan organisasi yang telah memasuki usia 48 tahun.
Soliditas Menjadi Bagian dari Perjalanan FKPPI
Peringatan HUT ke-48 FKPPI Kota Cirebon menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi.
Selain kegiatan seremonial, perhatian terhadap kaderisasi dan pembinaan menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut.
FKPPI memiliki sistem pendidikan kader yang dilakukan secara berjenjang, mulai tingkat dasar hingga nasional. Proses tersebut dilengkapi dengan seleksi dan pembinaan, serta melibatkan jajaran TNI sebagai pembina.
Di sisi lain, keberadaan Biro Wanita, GM FKPPI, HIPWI dan Satuan Tugas Bela Negara menjadi bagian dari struktur organisasi yang mendukung kegiatan FKPPI.
Penguatan internal tersebut berjalan berdampingan dengan kegiatan sosial dan upaya membangun sinergi dengan berbagai unsur.
Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan bersama Perum Bulog dan DKPPP Kota Cirebon menjadi salah satu agenda sosial dalam rangkaian HUT ke-48.
Sementara itu, kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan aksi bersih-bersih lingkungan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan agenda bersama organisasi purnawirawan.
HUT ke-48 Jadi Momentum Perkuat Peran FKPPI
Memasuki usia 48 tahun, KB FKPPI Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas kader dan berkontribusi dalam menjaga stabilitas serta kemajuan Kota Cirebon.
Peringatan HUT ke-48 bukan hanya menjadi penanda perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan internal dan hubungan dengan berbagai unsur di daerah.
Pelaksanaan kegiatan pada 21 September 2026 menjadi puncak dari rangkaian peringatan yang sebelumnya telah disesuaikan dengan sejumlah agenda organisasi purnawirawan.
Di dalam rangkaian tersebut terdapat kegiatan sosial, termasuk Gerakan Pangan Murah bersama Perum Bulog dan DKPPP Kota Cirebon.
Sementara dari sisi internal, FKPPI kembali menegaskan pentingnya kaderisasi melalui pendidikan organisasi yang dilaksanakan secara bertahap dari tingkat wilayah hingga nasional.
Ke depan, FKPPI Kota Cirebon menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI dan Polri.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi untuk mempertahankan soliditas, meningkatkan kualitas kader dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Dengan memasuki usia ke-48, KB FKPPI Kota Cirebon kembali menegaskan tiga fokus penting dalam perjalanan organisasinya, yakni penguatan kaderisasi, kegiatan sosial dan sinergi dengan berbagai unsur.
Momentum tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa keberadaan FKPPI Kota Cirebon diarahkan untuk terus mengambil bagian dalam kehidupan masyarakat serta mendukung terciptanya Kota Cirebon yang aman, nyaman dan semakin baik











