Forum HRD Kota Cirebon dan UGJ Bahas Kerja Sama

- Tim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

HARINDRA MEDIA

HARINDRA MEDIA

WARUNG – Forum HRD Kota Cirebon dan UGJ Bahas Kerja Sama | Forum HRD Kota Cirebon dan Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon membahas rencana kerja sama strategis melalui Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang kerja lebih luas sekaligus meningkatkan kesiapan mahasiswa dan lulusan UGJ dalam menghadapi kebutuhan pasar kerja.

Pembahasan tersebut berlangsung pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Wakil Rektor III UGJ Cirebon. Pertemuan dihadiri jajaran pengurus Forum HRD Kota Cirebon  yang di ketuai Oleh Ibu Rr. TATI HARTATI, SE. Serta penasehat forum HRD kota Cirebon GUSTI RENDRA MAULANA,S.H. (Managing partner HARINDRA WIJAYA LAW OFFICE CIREBON )dan perwakilan pihak universitas, termasuk Wakil Rektor III UGJ, Dr. H. Komarudin, Drs., M.Pd.

Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun sinergi berkelanjutan antara institusi pendidikan tinggi dan kalangan industri, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

harindra-media-warung13

Forum HRD dan UGJ Perkuat Sinergi Dunia Pendidikan dan Industri

Salah satu agenda utama pertemuan adalah membahas rencana kerja sama formal antara Forum HRD Kota Cirebon dan UGJ. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mempertemukan kebutuhan dunia usaha terhadap tenaga kerja dengan potensi mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi.

Forum HRD Kota Cirebon memiliki peran strategis dalam menjembatani kebutuhan perusahaan, terutama yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia, kompetensi tenaga kerja, dan peluang penempatan kerja.

Sementara itu, UGJ sebagai institusi pendidikan tinggi diharapkan dapat menyiapkan mahasiswa serta lulusan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan menghadapi lingkungan kerja profesional.

Melalui kerja sama ini, kedua pihak berpeluang membangun mekanisme kolaborasi yang lebih terarah, mulai dari pengembangan kompetensi, pelatihan, pengenalan dunia kerja, hingga perluasan akses terhadap peluang karier.

Sinergi tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi berlanjut melalui program nyata yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, lulusan, perusahaan, dan masyarakat Kota Cirebon.

Forum HRD Paparkan Program Pelatihan untuk Meningkatkan Kompetensi

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Forum HRD Kota Cirebon, Ibu Tati, memperkenalkan jajaran pengurus sekaligus menjelaskan berbagai kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan dan direncanakan oleh forum.

Program pelatihan menjadi salah satu perhatian penting karena kompetensi tenaga kerja merupakan faktor yang menentukan kesiapan seseorang memasuki dunia profesional. Selain kemampuan teknis, calon tenaga kerja juga perlu mengembangkan komunikasi, kedisiplinan, kemampuan beradaptasi, serta pemahaman terhadap budaya kerja perusahaan.

Forum HRD berharap mahasiswa dan alumni UGJ dapat berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan yang akan diselenggarakan pada masa mendatang.

Baca Juga :  Pendidikan Indonesia 2026: Tantangan Cirebon Meningkatkan Kualitas SDM Nasional

Partisipasi tersebut diharapkan membantu mahasiswa memperoleh wawasan praktis sebelum memasuki dunia kerja. Bagi para lulusan, pelatihan juga dapat menjadi sarana untuk memperbarui keterampilan, meningkatkan daya saing, serta memahami perkembangan kebutuhan industri.

Keterlibatan langsung kalangan HRD dalam kegiatan pengembangan kompetensi dapat membantu mendekatkan materi pembelajaran dengan kebutuhan perusahaan. Dengan demikian, lulusan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya memiliki bekal akademis, tetapi juga mampu memenuhi ekspektasi dasar dunia kerja.

harindra-media-warung14

Seminar Career Transformation 2026 Jadi Momentum Awal Kolaborasi

Sebagai bagian dari rencana tindak lanjut, Forum HRD Kota Cirebon dan UGJ membahas kegiatan seminar bertajuk “Career Transformation 2026: Upgrade Kompetensi, Bangun Personal Branding dan Peluang Karier.”

Seminar tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026, mulai pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum awal untuk merealisasikan hubungan kerja sama antara UGJ dan Forum HRD Kota Cirebon.

Tema seminar menyoroti tiga aspek penting dalam pengembangan karier, yaitu peningkatan kompetensi, pembangunan personal branding, dan pemahaman terhadap peluang karier.

Peningkatan kompetensi diperlukan agar calon tenaga kerja memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan perusahaan. Sementara itu, personal branding membantu mahasiswa dan lulusan menampilkan kemampuan, pengalaman, serta keunggulan diri secara profesional.

Di tengah persaingan kerja yang semakin dinamis, kemampuan membangun citra profesional juga perlu diimbangi dengan keterampilan nyata dan sikap kerja yang baik.

Melalui seminar ini, mahasiswa dan lulusan diharapkan memperoleh wawasan yang dapat membantu mereka mempersiapkan diri menghadapi proses rekrutmen dan perkembangan karier.

Kegiatan tersebut sekaligus dapat menjadi ruang pertemuan antara lingkungan akademik dan praktisi sumber daya manusia untuk berbagi perspektif mengenai tantangan ketenagakerjaan.

MoA Ditargetkan Ditandatangani Sebelum Seminar

Selain membahas MoU, kedua pihak juga membicarakan penyelesaian dokumen Perjanjian Kerja Sama atau Memorandum of Agreement (MoA).

Dalam pembahasan tersebut, MoA diharapkan dapat diselesaikan dan ditandatangani pada Jumat, 23 Oktober 2026, sebelum seminar Career Transformation 2026 diselenggarakan.

Penyelesaian dokumen tersebut menjadi salah satu tahapan penting agar rencana kolaborasi dapat memiliki dasar pelaksanaan yang lebih jelas.

Melalui dokumen kerja sama, kedua pihak diharapkan dapat merumuskan ruang lingkup kegiatan, pembagian peran, bentuk program, serta mekanisme pelaksanaan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pihak.

Meski demikian, penandatanganan MoA masih merupakan target yang dibahas dalam pertemuan. Pelaksanaannya tetap bergantung pada penyelesaian dan persetujuan kedua belah pihak.

Wakil Rektor III UGJ Dukung Pengembangan Lulusan Siap Kerja

Dalam diskusi tersebut, Wakil Rektor III UGJ, Dr. H. Komarudin, Drs., M.Pd., menyampaikan harapan agar kerja sama dengan Forum HRD Kota Cirebon dapat membantu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja.

Dukungan terhadap kolaborasi ini juga disampaikan dalam pertemuan dengan menyebutkan bahwa Rektor UGJ memberikan respons positif terhadap rencana kerja sama antara universitas dan Forum HRD.

Baca Juga :  Bisnis Digital di Indonesia 2026: Tren Terbaru, Peluang, Tantangan, dan Strategi Sukses

Dukungan dari pihak universitas menjadi unsur penting dalam membangun kolaborasi yang melibatkan mahasiswa, alumni, dan dunia industri.

Perguruan tinggi memiliki peran dalam membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan akademis, sedangkan dunia industri dapat memberikan perspektif mengenai kebutuhan tenaga kerja, standar profesional, dan tantangan pekerjaan yang dihadapi perusahaan.

Pertemuan antara kedua pihak diharapkan dapat memperkuat hubungan tersebut sehingga proses pengembangan kompetensi mahasiswa menjadi semakin relevan dengan kondisi lapangan.

Pemagangan Nasional Turut Menjadi Pembahasan

Selain pelatihan dan seminar karier, pertemuan tersebut juga membahas program pemagangan nasional, termasuk penempatan peserta magang di berbagai wilayah Indonesia.

Topik ini menjadi relevan dalam upaya memperluas pengalaman kerja dan pemahaman peserta terhadap lingkungan profesional. Program pemagangan dapat memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal proses kerja, menerapkan pengetahuan, serta mengembangkan keterampilan melalui pengalaman langsung.

Namun, pelaksanaan program pemagangan tetap memerlukan kejelasan mengenai mekanisme seleksi, penempatan, pendampingan, hak dan kewajiban peserta, serta kesesuaian program dengan ketentuan yang berlaku.

Apabila dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi yang baik, pembahasan pemagangan nasional berpotensi menjadi salah satu jalur pengembangan pengalaman kerja bagi mahasiswa dan lulusan.

Bagi UGJ, peluang tersebut dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia profesional di luar lingkungan kampus. Sementara bagi dunia industri, pemagangan dapat menjadi sarana mengenali dan mengembangkan calon tenaga kerja sesuai kebutuhan organisasi.

Kolaborasi Berkelanjutan untuk Menjawab Tantangan Ketenagakerjaan

Menurut GUSTI RENDRA MAULANA SH selaku penasehat Forum HRD kota Cirebon, Rencana kerja sama antara Forum HRD Kota Cirebon dan UGJ mencerminkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Tantangan ketenagakerjaan tidak cukup diatasi hanya dengan meningkatkan jumlah lulusan perguruan tinggi. Kesesuaian kompetensi, keterampilan praktis, pengalaman, dan kebutuhan perusahaan juga perlu mendapat perhatian.

Karena itu, hubungan antara perguruan tinggi dan industri perlu dibangun melalui program yang berkesinambungan. Bentuknya dapat berupa pelatihan berbasis kebutuhan industri, seminar karier, pengembangan personal branding, fasilitasi informasi lowongan kerja, hingga peluang pemagangan.

Keberhasilan kolaborasi nantinya akan sangat ditentukan oleh tindak lanjut konkret dari kedua pihak, termasuk pelaksanaan program, keterlibatan peserta, dan evaluasi terhadap manfaat kegiatan.

Dengan rencana MoU dan MoA yang sedang dibahas, Forum HRD Kota Cirebon dan UGJ diharapkan dapat membangun kemitraan yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, alumni, serta dunia usaha.

Kerja sama tersebut diharapkan menjadi langkah positif untuk memperkuat hubungan dunia pendidikan dan dunia industri, sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang lebih kompeten, adaptif, dan siap menghadapi persaingan kerja.

Artikel Terkait

WARGA TRUSMILAND 5 SIAP LAPORKAN ANTON
AUDENSI DEKLOK! Warga Kecewa Sikap Komisi III DPRD Cirebon
Jabar Borong Prestasi 2026! Juara Wisata Ramah Muslim, Raih Apresiasi Program 3 Juta Rumah
BATIK INDONESIA TERUS DIPROMOSIKAN, WARISAN BUDAYA JADI PELUANG EKONOMI
SERENTAK DI 182 TITIK! Sekolah Rakyat Gelar Open House, Ini yang Perlu Diketahui
Membanggakan! Dua Peneliti Indonesia Raih Indroyono Soesilo Award 2026, Ini Karya Mereka
Polres Cirebon Kota Razia Karaoke Dini Hari, Belasan Botol Miras Diamankan
Pisang Goreng dan Klepon Masuk 100 Dessert Terbaik Dunia, Kuliner Tradisional Indonesia Mendunia

Artikel Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Forum HRD Kota Cirebon dan UGJ Bahas Kerja Sama

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:11 WIB

WARGA TRUSMILAND 5 SIAP LAPORKAN ANTON

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:08 WIB

AUDENSI DEKLOK! Warga Kecewa Sikap Komisi III DPRD Cirebon

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Jabar Borong Prestasi 2026! Juara Wisata Ramah Muslim, Raih Apresiasi Program 3 Juta Rumah

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:00 WIB

BATIK INDONESIA TERUS DIPROMOSIKAN, WARISAN BUDAYA JADI PELUANG EKONOMI

Berita Terbaru

HARINDRA MEDIA

WARUNG

Forum HRD Kota Cirebon dan UGJ Bahas Kerja Sama

Rabu, 21 Okt 2026 - 12:14 WIB

HARINDRA MEDIA

WARUNG

WARGA TRUSMILAND 5 SIAP LAPORKAN ANTON

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:11 WIB

HARINDRA MEDIA

WARUNG

AUDENSI DEKLOK! Warga Kecewa Sikap Komisi III DPRD Cirebon

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:08 WIB