Penerbangan Internasional Bandara Husein Bandung Didorong Aktif Lagi, DPRD Jabar Usulkan Subsidi Tiket

- Tim

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

HARINDRA MEDIA

HARINDRA MEDIA

NASIONAL – Penerbangan Internasional Bandara Husein Bandung Didorong Aktif Lagi, DPRD Jabar Usulkan Subsidi Tiket | Harapan masyarakat untuk kembali menikmati penerbangan langsung ke luar negeri dari Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, kembali menguat. DPRD Jawa Barat mendorong pemerintah dan pengelola bandara mempercepat upaya pembukaan rute internasional, sekaligus mempertimbangkan subsidi tiket untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi udara.

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Tedy Rusmawan, menilai pengaktifan kembali penerbangan internasional dari Bandara Husein Sastranegara membutuhkan koordinasi yang lebih intensif antara Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan PT Angkasa Pura.

Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi salah satu faktor penting agar rencana tersebut dapat segera direalisasikan. Dengan kembali terbukanya akses penerbangan ke luar negeri, Bandung diharapkan memiliki konektivitas udara yang lebih baik sekaligus memperkuat daya tariknya sebagai destinasi wisata dan pusat kegiatan ekonomi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

harindra-media-jabar3

Singapura dan Kuala Lumpur Jadi Rute yang Diharapkan : Dua tujuan internasional yang diharapkan dapat kembali dilayani dari Bandara Husein Sastranegara adalah Singapura dan Kuala Lumpur, Malaysia.

Kedua destinasi tersebut dinilai memiliki potensi untuk mendukung mobilitas masyarakat, perjalanan bisnis, serta kunjungan wisatawan mancanegara ke Bandung dan wilayah sekitarnya.

Baca Juga :  Keluarga Besar SMPN 2 Pangenan dan OSIS Salurkan Bantuan Sosial untuk Keluarga Dhuafa di Desa Beringin

Wisatawan dari Malaysia, khususnya, dinilai berpeluang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan sektor pariwisata Jawa Barat. Namun, pengaktifan rute internasional tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan penerbangan. Pemerintah daerah juga perlu memperkuat promosi pariwisata dan meningkatkan kualitas kawasan destinasi agar semakin menarik bagi pengunjung dari luar negeri.

Meski demikian, realisasi rute baru tetap perlu memperhatikan kesiapan operasional bandara, perizinan, serta perhitungan kelayakan bisnis maskapai penerbangan.

Tiket Pesawat Jadi Perhatian, Pemerintah Diminta Beri Dukungan : Selain persoalan konektivitas, harga tiket pesawat dari Bandara Husein Sastranegara turut menjadi perhatian DPRD Jawa Barat.

Tedy menilai tarif penerbangan yang relatif mahal dibandingkan sejumlah bandara lain dapat memengaruhi keputusan masyarakat untuk bepergian menggunakan pesawat. Kondisi ekonomi yang masih dalam tahap pemulihan juga membuat sebagian calon penumpang lebih berhati-hati dalam mengatur pengeluaran perjalanan.

Karena itu, ia mendorong pemerintah mempertimbangkan pemberian subsidi atau bentuk dukungan lain untuk membantu menghidupkan kembali aktivitas penerbangan dari Bandung.

Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik rute penerbangan, baik bagi calon penumpang maupun maskapai. Namun, skema bantuan perlu dikaji dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran, kebutuhan pasar, dan keberlanjutan operasional penerbangan.

Baca Juga :  Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Ini Profil, Latar Belakang dan Riwayat Jabatannya

Diharapkan Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Jawa Barat : Pengaktifan kembali penerbangan internasional di Bandara Husein Sastranegara berpotensi memberikan dampak yang lebih luas daripada sekadar mempermudah perjalanan ke luar negeri.

Konektivitas udara yang semakin baik dapat membuka peluang bagi sektor perhotelan, restoran, pusat perbelanjaan, pelaku usaha lokal, hingga industri pariwisata di Bandung dan daerah sekitarnya.

Meski demikian, manfaat tersebut akan bergantung pada keberlanjutan rute, tingkat keterisian penumpang, harga tiket yang kompetitif, serta kesiapan destinasi dalam menyambut wisatawan.

Oleh sebab itu, koordinasi antara pemerintah daerah, pengelola bandara, maskapai, dan pelaku industri pariwisata dinilai penting untuk memastikan rencana pembukaan rute internasional tidak berhenti pada tahap perencanaan.

DPRD Jawa Barat berharap berbagai langkah tersebut dapat memperkuat kembali peran Bandara Husein Sastranegara sebagai salah satu pintu masuk transportasi udara di Jawa Barat.

Catatan: Pembukaan rute internasional dan pemberian subsidi tiket masih merupakan hal yang didorong untuk direalisasikan. Jadwal operasional, rute yang benar-benar dilayani, serta skema subsidi perlu menunggu kepastian dari pihak berwenang dan maskapai.

Artikel Terkait

Batik Mega Mendung Cirebon: Sejarah, Makna Filosofi, dan Ciri Khas Motifnya
Kapolresta Cirebon Gelar Minggu Kasih, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Antarumat
Prabowo Bahas Masa Depan 384 Peserta P3MD, Magang Dimulai 2027
KAI Daop 3 Cirebon Raih Silver Winner AHI 2026, Layani 65 Pemohon dengan 377 Informasi Publik
Minyak Jelantah dan Jeans Bekas Disulap Jadi Cuan! Peluang Bisnis Kreatif yang Makin Dilirik
KDM Gandeng Insinyur Indonesia, Dorong Solusi Nyata untuk Persoalan Jawa Barat
Topeng Cirebon Mendunia: Kolaborasi Epik 5 Negara di CMF 2026
BAZNAS Kota Cirebon Terima Mobil Ambulans, Siap Perkuat Layanan Kemanusiaan

Artikel Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Batik Mega Mendung Cirebon: Sejarah, Makna Filosofi, dan Ciri Khas Motifnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Kapolresta Cirebon Gelar Minggu Kasih, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Antarumat

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Prabowo Bahas Masa Depan 384 Peserta P3MD, Magang Dimulai 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:00 WIB

KAI Daop 3 Cirebon Raih Silver Winner AHI 2026, Layani 65 Pemohon dengan 377 Informasi Publik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Minyak Jelantah dan Jeans Bekas Disulap Jadi Cuan! Peluang Bisnis Kreatif yang Makin Dilirik

Berita Terbaru